Mengenal Bahasa C

TIPE DATA DAN VARIABEL DALAM BAHASA C


1. Baris Komentar
Baris komentar adalah baris-baris yang menjelaskan maksud dari perubah yang
digunakan atau maksud dari program itu sendiri. Hal ini dimaksudkan untuk
memudahkan pelacakan atas perubah yang digunakan apabila program yang digunakan
cukup besar atau memudahkan orang lain memahami program yang kita buat. Dalam
program, baris komentar diletakkan diantara tanda /* dan */ dan baris ini tidak
dikerjakan oleh komputer, hanya dianggap sebagai baris kosong.

2. Struktur Bahasa C
Bentuk program C mirip dengan kebanyakan program bahasa tingkat tinggi lainnya.

Bentuk programnya adalah :
  • Judul Program
  • Daftar Header File
  • Deklarasi
  • Deskripsi

Judul Program

Judul program sifatnya sebagai dokumentasi saja, tidak signifikan terhadap proses
program. Ditulis dalam bentuk baris komentar.
Contoh :

/* Program Menghitung Rata-Rata */

Daftar Header File

C menyediakan sejumlah file judul (header file) yaitu file yang umumnya berisi
prototipe fungsi, definisi makro, variabel dan definisi tipe. File ini mempunyai ciri
yaitu namanya diakhiri dengan extension .h.
Contoh :

#include <stdio.h>

Keterangan : menyatakan bahwa agar membaca file bernama stdio.h saat pelaksanaan kompilasi.

Deklarasi 

Deklarasi adalah bagian untuk mendefinisikan semua nama yang dipakai dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan (konstanta), nama variabel, nama tipe, nama prosedur, nama fungsi. Deskripsi Bagian inti dari suatu program yang berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah. Program C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandung sebuah fungsi. Setiap fungsi terdiri dari satu atau beberapa pernyataan, yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus.

Bagian pernyataan fungsi (disebut tubuh fungsi) diawali dengan tanda { dan diakhiri
dengan tanda }

3. Variabel
Variabel dalam program digunakan untuk menyimpan suatu nilai tertentu dimana nilai
tersebut dapat berubah-ubah. Setiap variabel mempunyai tipe dan hanya data yang bertipe
sama dengan tipe variabel yang dapat disimpan di dalam variabel tersebut. Setiap variabel
mempunyai nama. Pemisahan antar variabel dilakukan dengan memberikan tanda koma.
Contoh :

int jumlah;
float harga_per_unit, total_biaya;

Dari contoh diatas,variabel jumlah hanya boleh menerima data yang bertipe integer
(bulat), tidak boleh menerima data bertipe lainnya. Variabel harga_per_unit dan
total_biaya hanya bisa diisi dengan bilangan float (pecahan).

4. Konstanta
Berbeda dengan variabel yang isinya bisa berubah selama eksekusi program
berlangsung, nilai suatu konstanta tidak bisa berubah.
Contoh :

const int m = 8;
#define pajak 0.05

5. Fungsi main()
Fungsi main() harus ada pada program, karena fungsi inilah yang menjadi titik awal dan
titik akhir eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi
sekaligus awal eksekusi program, sedangkan tanda } di akhir fungsi merupakan akhir
tubuh fungsi dan sekaligus akhir eksekusi program.

6. Fungsi printf()
Merupakan fungsi yang digunakan untuk menampilkan data ke layar. Dengan
menggunakan fungsi ini, tampilan dapat diatur (diformat) dengan mudah.
Bentuk umum dari fungsi ini :
printf(”string kontrol”, argumen1, argumen2, ....);
String kontrol dapat berupa keterangan beserta penentu format (seperti %d, %f).
Argumen adalah data yang akan ditampilkan, dapat berupa variabel, konstanta, maupun
ungkapan. Contoh :

/* Program Satu */
#include <stdio.h>
main()
{
Printf(”Belajar Algoritma dan Pemrograman”);
}

7. Fungsi scanf()
Merupakan fungsi yang digunakan untuk menampilkan data yang dimasukkan dari
keyboard.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Bahasa C"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel