Friday, November 24, 2017

Ringkasan Materi IPA Tentang Gaya Kelas 8 SMP

Ringkasan Materi IPA Tentang Gaya Kelas 8 SMP

Ringkasan Materi IPA Tentang Gaya Kelas 8 SMP

Pengertian Gaya

Gaya, di dalam ilmu fisika, adalah interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, baik dalam bentuk arah, maupun konstruksi geometris. Dengan kata lain, sebuah gaya dapat menyebabkan sebuah objek dengan massa tertentu untuk mengubah kecepatannya (termasuk untuk bergerak dari keadaan diam), atau berakselerasi, atau untuk terdeformasi.

Gaya memiliki besaran (magnitude) dan arah, sehingga merupakan kuantitas vektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton (dilambangkan dengan N). Gaya sendiri dilambangkan dengan simbol F.

Hukum kedua Newton menyatakan bahwa gaya resultan yang bekerja pada suatu benda sama dengan laju pada saat momentumnya berubah terhadap waktu. Jika massa objek konstan, maka hukum ini menyatakan bahwa percepatan objek berbanding lurus dengan gaya yang bekerja pada objek dan arahnya juga searah dengan gaya tersebut




Satuan ukuran gaya adalah newton Alat untuk pengukur gaya disebut Dinamometer Gaya adalah Suatu bentuk kerja mendorong dan menarik suatu benda

Sifat-sifat Gaya 


  • Besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya tarikan atau dorongan 
  • Gaya dapat mengubah bentuk suatu benda 
  • Gaya dapat mengubah arah gerak arah atau gerak suatu benda

Macam-macam Gaya 

  • Gaya Listrik 
  • Gaya magnet 
  • Gaya pegas 
  • Gaya gesek 
  • Gaya otot 
  • Gaya mesin 
  • Gaya gravitasi (Gaya tarik bumi).

Pengaruh Gaya terhadap Benda 

1. Pengaruh gaya terhadap benda yang diam Benda yang diam dapat bergerak jika diberi gaya. Contoh kelereng yang tadinya diam akan bergerak setelah dientil, lemari yang tadinya diam akan bergerak setelah diberi gaya dengan dorongan. Dalam hal ini gaya dapat mempengaruhi gerak benda. 

2. Pengaruh gaya terhadap benda yang bergerak Benda yang bergerak, jika diberi gaya dapat mengakibatkan benda tersebut berubah menjadi diam, berubah arah, atau juga bisa bergerak lebih cepat. Contoh, bola yang bergerak akan diam apabila ditahan dengan kaki, bola yang yang dilempar ke arah tembok akan berubah arah setelah menumbuk tembok. 

3. Pengaruh gaya terhadap bentuk benda Suatu benda saat dikenai gaya yang cukup dapatmengakibatkan benda tersebut berubah bentuk. Semakinbesar gaya yang dikenakan semakin besar pulaperubahan bentuk pada benda tersebut. Contoh, kalengminuman yang kosong saat diinjak dengan keras akanpenyok, batu besar jika dipukul dengan palu akanpecah menjadi batu-batu yang berukuran lebih kecil. 

Resultan gaya 

adalah pengganti dari dua buah gaya atau lebih. Misalkan pada sebuah benda bekerja empat gaya maka resultan gayanya dituliskan seperti ini: R = F1 + F2 + F3 + F4. Resultan gaya di beri simbol R. Besar R dapat ditentukan dengan perhitungan aljabar, jika kedua gaya bekerja pada satu garis kerja.

 R = F1 + F2

Contoh soal: 
bermain ayunan

Sarah dan Baedowi bermain ayunan, Sarah melakukan Ayunan dengan gaya 100 N dan Baedowi memberi dorongan sebesar 120 N dalam arah yang sama, yaitu kedepan. 
Tentukan resultan gaya yang dialami ayunan?

Jawab: 
F1 = 100N kedepan 
F2 =120 N kedepan

Penyelesaian : 
R = F1 + F2 = 100 + 120 = 220N kedepan. Jadi, resultan gaya yang dialami ayunan tersebut sebesar 220N


Simpan offline materi ini?
Klik Disini

note: kesamaan nama dan latar tersebut hanyalah sebuah contoh, saya tidak bertanggung jawab dengan hubungan sebenarnya atas nama S dan B :v



Good Luck Senpai ^_^



EmoticonEmoticon